BATURAJA, Sumatera Pos – Kegiatan Reses Masa Sidang V Tahun 2026 Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Sumatera Selatan Daerah Pemilihan (Dapil) V berlangsung di Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU) dengan menyerap berbagai aspirasi masyarakat, terutama terkait persoalan infrastruktur dan pendidikan.
Reses Dapil V dipimpin langsung oleh Ketua DPRD Provinsi Sumatera Selatan sekaligus anggota reses Dapil V, Andie Dinialdie dari Partai Golkar. Turut hadir Koordinator Reses Dapil V, Sri Mulyadi (Partai Gerindra), bersama anggota lainnya yakni Isyana Lonitasari (Partai Demokrat), At Thahirah Putri Lestari (Partai PPP), Fathan Qoribi (Partai PKB), Andri Fitriansyah (Partai NasDem), serta Mirza Gumay (Partai PAN).
Kehadiran lengkap jajaran anggota DPRD Sumsel Dapil V tersebut menjadi momentum penting bagi masyarakat OKU untuk menyampaikan langsung berbagai kebutuhan dan keluhan yang selama ini dirasakan.
Dalam dialog terbuka bersama warga, sejumlah isu strategis mencuat, di antaranya kondisi jalan poros desa yang rusak, kebutuhan peningkatan akses air bersih, perbaikan fasilitas pendidikan, hingga penguatan jaringan internet di sekolah yang kerap mengganggu pelaksanaan ujian berbasis digital.
Tak hanya itu, masyarakat juga meminta perhatian terhadap sektor pertanian dan dampak lingkungan dari aktivitas pertambangan yang dinilai perlu pengawasan lebih serius.
Dalam sambutannya, Andie Dinialdie menegaskan bahwa reses merupakan kewajiban konstitusional anggota DPRD untuk menyerap aspirasi masyarakat secara langsung. Ia memastikan seluruh masukan yang diterima akan dicatat dan diperjuangkan melalui mekanisme pembahasan di tingkat provinsi.
“Reses bukan sekadar agenda rutin, tetapi wadah untuk memastikan suara masyarakat benar-benar sampai dan menjadi bahan pertimbangan dalam penyusunan kebijakan dan penganggaran,” tegas Andie.
Ia juga menjelaskan bahwa setiap aspirasi akan ditelaah berdasarkan kewenangannya, apakah menjadi tanggung jawab pemerintah provinsi atau kabupaten. Namun demikian, DPRD Sumsel tetap berkomitmen mengawal dan menjembatani seluruh usulan agar mendapat solusi terbaik.
Kegiatan reses ditutup dengan komitmen bersama antara wakil rakyat dan masyarakat untuk terus memperkuat komunikasi demi percepatan pembangunan yang merata dan berkeadilan di Sumatera Selatan, khususnya di wilayah OKU. (ADV)

















