PALEMBANG — Ketua DPRD Sumatera Selatan, Andie Dinialdie, merespons sorotan masyarakat terkait rencana belanja peralatan berupa meja biliar di rumah dinas Pimpinan DPRD Sumsel. Penjelasan tersebut disampaikan Andie melalui keterangan via seluler pribadinya kepada wartawan, Minggu (08/03/2026).
Andie menyampaikan apresiasi atas perhatian serta masukan dari rekan-rekan media dan masyarakat mengenai rencana pengadaan fasilitas tersebut.
“Terima kasih atas masukan dan saran dari rekan-rekan media terkait pengadaan meja biliar di rumah dinas pimpinan DPRD Provinsi Sumsel. Tadi Sekretaris Dewan sudah saya hubungi untuk klarifikasi terkait pengadaan barang tersebut,” ujarnya.
Ia menjelaskan bahwa rencana pengadaan meja biliar tersebut saat ini masih berada pada tahap perencanaan dan belum ada proses pembelian.
Sebagai ketua POBSI Sumsel Andie Dinialdie menyebutkan, fasilitas meja biliar di rumah dinas pimpinan DPRD pada dasarnya direncanakan sebagai sarana penunjang untuk menerima tamu secara informal, termasuk kalangan atlet.
Meski demikian, Andie menegaskan pihaknya memahami perhatian masyarakat terhadap penggunaan anggaran daerah. Oleh karena itu, setiap rencana pengadaan akan kembali dievaluasi dengan mempertimbangkan prinsip efisiensi serta skala prioritas kebutuhan.
“Kami memahami perhatian masyarakat terhadap penggunaan anggaran daerah. Karena itu setiap rencana pengadaan akan dievaluasi kembali dengan mempertimbangkan prinsip efisiensi dan prioritas kebutuhan,” jelasnya.
Ia juga membuka kemungkinan rencana tersebut ditinjau ulang bahkan dibatalkan apabila dinilai tidak mendesak atau tidak memberikan manfaat yang signifikan.
“Jika dinilai tidak mendesak atau tidak memberikan manfaat yang signifikan, maka pengadaan tersebut dapat ditinjau ulang bahkan dibatalkan,” pungkasnya.

















