BATURAJA, Sumatera Pos – Perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-116 Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU) tahun ini tidak hanya diisi dengan seremoni. Pemerintah Kabupaten OKU juga mendorong penguatan ekonomi masyarakat melalui Pameran Dagang Lokal yang menghadirkan puluhan pelaku UMKM. (30/7/2026)
Sebanyak 52 stan UMKM meramaikan pameran yang dipusatkan di Taman Kota Baturaja. Kegiatan tersebut berlangsung selama tiga hari dan dibuka langsung oleh Gubernur Sumatera Selatan Herman Deru bersama Bupati OKU Teddy Meilwansyah.
Herman Deru mengatakan usia 116 tahun harus menjadi momentum bagi OKU untuk terus beradaptasi dengan perubahan zaman.
Menurutnya, perkembangan daerah harus diikuti perubahan pola pikir, termasuk dalam mengembangkan usaha masyarakat.
“Waktu bergerak begitu cepat, perubahan demi perubahan kita sadari maupun tanpa kita sadari. Oleh sebab itu, paradigma berpikir wajib berubah. Hari ini, 116 tahun Kabupaten OKU menyertai zaman,” ujar Herman Deru.
Gubernur Sumsel yang juga putra daerah OKU tersebut menilai kemajuan daerah tidak bisa hanya mengandalkan pemerintah. Sinergi masyarakat, TNI-Polri, pelaku usaha dan seluruh elemen daerah menjadi bagian penting dalam menjaga pembangunan tetap berjalan.
UMKM Didorong Masuk Era Digital
Salah satu perhatian Herman Deru adalah kemampuan pelaku UMKM beradaptasi dengan perkembangan teknologi.
Ia menilai digitalisasi sudah menjadi kebutuhan dalam pengembangan usaha. Namun, penyediaan teknologi harus dibarengi dengan peningkatan literasi digital agar masyarakat benar-benar mampu memanfaatkannya.
“Sekarang serba online, tentu digitalisasi. Tapi literasinya harus ditonjolkan ke masyarakat, itu wajib. Jangan sampai kita memberikan teknologi atau fasilitas, tapi masyarakat tidak paham cara memanfaatkannya,” tegasnya.
Sementara itu, Bupati OKU Teddy Meilwansyah mengatakan pameran dagang menjadi bentuk komitmen pemerintah daerah dalam merangkul pelaku UMKM agar terus berkembang dan naik kelas.
“Ini sebagai langkah dan kepedulian Pemkab dalam merangkul para pelaku UMKM di OKU untuk terus berkembang dan naik kelas,” kata Teddy.
Usai pembukaan, Herman Deru bersama Teddy Meilwansyah dan unsur Forkopimda meninjau langsung stan pameran. Mereka berdialog dengan pelaku usaha sekaligus melihat berbagai produk unggulan daerah.
Produk yang ditampilkan cukup beragam, mulai dari kuliner, kerajinan, kopi, rotan, keripik, fashion, agrobisnis, madu, studio foto, gula aren, bumbu hingga perhiasan batu akik.
Kehadiran puluhan pelaku usaha tersebut menjadi gambaran bahwa sektor ekonomi kreatif dan UMKM memiliki potensi besar untuk terus dikembangkan di Kabupaten OKU.
Kado Inovatif di HUT ke-116
Tidak hanya menggelar pameran UMKM, Pemkab OKU juga menghadirkan inovasi berupa Tirta Drink Mobile Water Purifier sebagai salah satu kado di hari jadi ke-116.
Inovasi tersebut diarahkan untuk menghadirkan akses air minum yang bersih, sehat dan layak konsumsi.
Kehadiran inovasi tersebut sekaligus memperkuat pesan HUT OKU tahun ini bahwa pembangunan harus menghasilkan manfaat yang benar-benar dirasakan masyarakat.
Sebelumnya, dalam Rapat Paripurna HUT ke-116 OKU, Herman Deru juga menekankan pentingnya menjaga pelayanan publik di tengah berbagai keterbatasan, khususnya pada sektor infrastruktur, pemeliharaan fasilitas dan pendidikan. Sementara Teddy Meilwansyah menegaskan pembangunan OKU harus terus diarahkan pada program yang menyentuh kebutuhan dasar masyarakat.
Semangat tersebut sejalan dengan tema HUT ke-116 OKU, “Serentak Bergerak, Berdampak Nyata Wujudkan Sayangi OKU.”
Bagi pemerintah daerah, bertambahnya usia OKU bukan sekadar angka. Momentum tersebut menjadi pengingat agar pembangunan tidak berhenti pada kegiatan seremonial, tetapi benar-benar menghadirkan manfaat bagi masyarakat.
Dari UMKM yang didorong naik kelas, digitalisasi usaha, hingga inovasi air minum bersih, peringatan HUT ke-116 OKU tahun ini membawa pesan bahwa kemajuan daerah harus berujung pada peningkatan kesejahteraan warga.

















