PALEMBANG, Sumatera Pos – Momentum bulan suci Ramadan dimanfaatkan Karang Taruna Provinsi Sumatera Selatan untuk mempererat silaturahmi sekaligus melakukan konsolidasi organisasi melalui kegiatan buka puasa bersama.
Kegiatan yang berlangsung dalam suasana penuh kebersamaan ini dihadiri oleh jajaran pengurus Karang Taruna provinsi serta perwakilan pengurus kabupaten dan kota di Sumatera Selatan.
Selain menjadi ajang silaturahmi di bulan Ramadan, kegiatan tersebut juga dimanfaatkan sebagai forum diskusi untuk membahas berbagai agenda penting organisasi.
Dalam kesempatan itu, para pengurus melakukan evaluasi terhadap sejumlah program kerja yang telah dijalankan selama ini. Evaluasi tersebut dilakukan sebagai upaya untuk melihat sejauh mana peran Karang Taruna dalam kegiatan sosial dan pemberdayaan masyarakat di berbagai daerah.
Melalui evaluasi tersebut, diharapkan program-program Karang Taruna ke depan dapat berjalan lebih efektif dan memberikan dampak positif bagi masyarakat, khususnya dalam meningkatkan peran generasi muda di tengah kehidupan sosial.
Tak hanya itu, pertemuan tersebut juga membahas persiapan pelaksanaan Temu Karya Daerah (TKD) Karang Taruna Sumatera Selatan yang akan datang. Agenda ini merupakan forum penting dalam organisasi yang biasanya digunakan untuk mengevaluasi kepengurusan serta merumuskan arah program kerja ke depan.
Temu Karya Daerah juga menjadi momentum konsolidasi bagi pengurus Karang Taruna dari berbagai daerah untuk menyatukan visi dalam memperkuat peran organisasi kepemudaan di Sumatera Selatan.
Suasana kebersamaan semakin terasa saat waktu berbuka puasa tiba. Seluruh peserta kemudian melaksanakan doa bersama sebelum menikmati hidangan berbuka dalam suasana penuh keakraban dan kekeluargaan.
Melalui kegiatan ini, Karang Taruna Sumatera Selatan berharap hubungan antar pengurus semakin solid serta mampu memperkuat sinergi dalam menjalankan berbagai program kepemudaan dan kegiatan sosial di tengah masyarakat.
Momentum Ramadan pun diharapkan menjadi penguat semangat kebersamaan bagi para pemuda untuk terus berkontribusi dalam pembangunan daerah.

















