BANYUASI — Gerak cepat dilakukan Balai Besar Pelaksana Jalan Nasional Wilayah Sumatera Selatan (BBPJN-Sumsel) menindaklanjuti amblasnya Jalan Lintas Timur (Jalintim) KM.13 Talang Kelapa, Banyuasin, Sumatera Selatan.
Kepala BBPJN Sumsel Panji Krisna Wardana melalui PPK 1.5 BBPJN Sumsel Ruas Batas Palembang-Betung Tengku Zulhadi menyampaikan pihaknya telah melakukan penanganan sementara terkait ambalasnya jalan lintas timur akibat entitas hujan beberapa hari sangat tinggi.
“Untuk penanganan sementara, karena menjelang Natal dan Tahun Baru (Nataru) kita berharap tidak kemacetan pada ruas jalan lintas timur ini. saat ini BBPJN tengah melakukan protect menyusun sandbag agar tidak terjadi pergerusan yang labih lebar dan nantinya akan diletakan rampdoor (jembatan darurat) yang nantinya bisa dilintasi oleh kendaraan kecil,” kata Tengku Zulhadi, Selasa (16/12/2025).
“Untuk kendaraan besar tetap dapat melintasi di bagian lintasan yang cepat yang sudah kita berikan plat, karena juga terjadi penurunan di posisi itu dan nantinya kita berusaha tidak terjadi kemacetan disini dan kita juga akan menempatkan tim yang selalu mengontrol perkembangan dari kondisi jalan ini,” imbuh Tengku Zulhadi.
PPK 1.5 BBPJN Sumsel Ruas Batas Palembang-Betung Tengku Zulhadi juga menjelaskan untuk penanganan kedepannya untuk jangka panjang akan dilakukan setelah libur Nataru untuk pengerjaan permanen.
“Mungkin setelah Libur tahun baru, sekitar tanggal 4 Januar 2026 sesuai dengan anggaran yang tersedia di dipa kita nantinya,” terang Tengku.
“Sendbaag merupakan karung yang di isi dengan pasir dan susun sehingga air itu bisa terhambat untuk mengurus sisi-sisi dari bagian jalan dan rampdoor yang tersedia di balai untuk posisi darurat yang hanya dapat dilintasi kendaraan-kendaraan kecil dan akan kita pasang rambu-rambunya,” tutup PPK 1.5 BBPJN Sumsel Ruas Batas Palembang-Betung Tengku Zulhadi.(Red)

















