Turun Langsung ke Dapil V, Andie Dinialdie Diserbu Aspirasi! Jalan Rusak, Listrik, hingga KPR Warga OKU Jadi Sorotan Tajam

banner 120x600
banner 468x60

BATURAJA, Sumatera Pos – Ketua DPRD Provinsi Sumatera Selatan, Andie Dinialdie, memimpin langsung kegiatan reses Daerah Pemilihan (Dapil) V di Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU), Selasa (17/2/2026), yang berlangsung penuh dinamika dengan banjir aspirasi dari masyarakat. Mulai dari persoalan jalan rusak di wilayah Sinar Peninjauan, kelistrikan, hingga akses KPR perumahan, semuanya disuarakan warga secara terbuka di hadapan wakil rakyat.

Kegiatan reses Masa Sidang V Tahun Anggaran 2026 ini menjadi momentum penting bagi DPRD Sumsel untuk menyerap langsung kebutuhan masyarakat di lapangan, sekaligus memastikan pembangunan daerah benar-benar menyentuh persoalan riil yang dihadapi warga.

banner 325x300

Didampingi sejumlah anggota DPRD Sumsel Dapil V seperti Mirza Gumay, Fathan Qoribi, Andri Fitriansyah, Sri Mulyadi, At Thahirah Putri, dan Isyana Lonitasari, Andie Dinialdie menyambangi beberapa titik reses di wilayah OKU guna menampung aspirasi masyarakat secara langsung.

Dalam dialog terbuka, keluhan terkait kondisi jalan rusak di kawasan Sinar Peninjauan menjadi sorotan utama. Warga menilai kerusakan infrastruktur tersebut telah lama mengganggu aktivitas ekonomi dan mobilitas masyarakat, terutama di jalur yang menjadi akses penting warga desa dan pelaku usaha lokal.

Tak hanya itu, persoalan kelistrikan dan peningkatan daya juga mencuat. Sejumlah perwakilan masyarakat menyampaikan bahwa beban listrik yang terus meningkat tidak diimbangi dengan peningkatan kapasitas infrastruktur, sehingga kerap mengganggu aktivitas sehari-hari, termasuk kegiatan pendidikan dan usaha kecil.

Aspirasi lain yang tak kalah penting datang dari masyarakat terkait akses Kredit Pemilikan Rumah (KPR). Warga berharap adanya kemudahan skema pembiayaan perumahan yang lebih ramah bagi masyarakat berpenghasilan menengah ke bawah, sehingga kebutuhan hunian layak dapat terpenuhi.

Selain isu infrastruktur dan perumahan, masyarakat juga menyampaikan berbagai persoalan lain, mulai dari kebutuhan air bersih, pertanian, hingga dampak aktivitas angkutan dan pembangunan terhadap lingkungan sekitar. Semua usulan tersebut dicatat sebagai bahan perjuangan dalam pembahasan anggaran dan kebijakan di tingkat provinsi.

Menanggapi berbagai aspirasi tersebut, Andie Dinialdie menegaskan bahwa reses bukan sekadar agenda formal, melainkan ruang komunikasi dua arah antara masyarakat dan wakil rakyat. Ia memastikan seluruh usulan yang masuk akan dikaji sesuai kewenangan, baik provinsi maupun kabupaten, agar tidak salah sasaran dalam penanganan.

“Semua aspirasi masyarakat akan kami tampung dan kawal. Mana yang menjadi kewenangan provinsi tentu akan kami perjuangkan di pembahasan anggaran, dan yang menjadi kewenangan kabupaten akan kami koordinasikan agar tetap mendapat solusi,” tegasnya.

Ia juga menekankan bahwa DPRD Sumsel tidak akan tinggal diam terhadap persoalan strategis seperti jalan rusak, fasilitas dasar, dan kebutuhan masyarakat kecil. Menurutnya, reses menjadi instrumen strategis untuk menyelaraskan program pemerintah dengan kebutuhan nyata di lapangan.

Di akhir kegiatan, Andie Dinialdie menegaskan komitmen kuat DPRD Sumsel Dapil V untuk membawa seluruh aspirasi masyarakat OKU ke tingkat Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan, termasuk menyampaikan langsung berbagai proposal dan kebutuhan prioritas kepada Gubernur Sumsel agar segera mendapat tindak lanjut konkret.

Reses ini sekaligus menunjukkan bahwa suara masyarakat, mulai dari infrastruktur dasar hingga kebutuhan hunian dan kesejahteraan, menjadi perhatian serius DPRD Sumsel dalam mendorong pembangunan yang lebih merata dan berpihak pada rakyat. (ADV)

banner 325x300

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *