JAKARTA, Sumatera Pos – Partai Golkar mulai memanaskan mesin politiknya menjelang Pemilu 2029 melalui Rapat Pimpinan Nasional (Rapimnas) I Tahun 2025 yang digelar di Kantor DPP Partai Golkar, Jakarta Barat, Sabtu (20/12/2025). Agenda ini menjadi forum konsolidasi awal untuk menyatukan langkah dan arah kebijakan partai lima tahun ke depan.
Ketua Umum Partai Golkar Bahlil Lahadalia mengatakan, Rapimnas kali ini difokuskan pada dua agenda utama. Pertama, penguatan dukungan partai terhadap pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka. Kedua, penyusunan strategi jangka menengah dan panjang untuk meningkatkan perolehan kursi legislatif pada Pemilu 2029.

“Golkar berkomitmen mendukung pemerintahan yang sah sekaligus memastikan seluruh kader berkontribusi aktif dalam menyukseskan program-program nasional,” ujar Bahlil dalam sambutannya.
Menurut Bahlil, dukungan tersebut tidak hanya diwujudkan dalam posisi politik di parlemen, tetapi juga melalui kerja nyata kader Golkar di daerah. Ia menekankan pentingnya sinergi antara struktur partai, fraksi legislatif, dan kader eksekutif agar kebijakan pemerintah dapat dirasakan langsung oleh masyarakat.
Selain itu, Rapimnas juga menjadi momentum evaluasi kinerja organisasi dan pemetaan kekuatan politik partai di seluruh daerah. Golkar saat ini memiliki 102 kursi di DPR RI. Melalui konsolidasi menyeluruh dan penguatan struktur hingga tingkat bawah, partai menargetkan peningkatan signifikan jumlah kursi pada Pemilu 2029.
“Penguatan organisasi sampai ke akar rumput menjadi kunci. Konsolidasi ini harus berkelanjutan, tidak hanya menjelang pemilu,” kata Bahlil.

Rapimnas I Golkar 2025 diikuti oleh jajaran pengurus DPP, pimpinan organisasi sayap, serta pengurus DPD Partai Golkar tingkat provinsi se Indonesia, Forum ini juga membahas rekomendasi strategis, arah kebijakan partai, serta langkah-langkah konkret menghadapi dinamika politik nasional ke depan.
Dengan Rapimnas ini, Partai Golkar menegaskan posisinya sebagai salah satu kekuatan politik utama yang bersiap menghadapi kontestasi Pemilu 2029 secara lebih terstruktur dan terencana. (Red)

















